23 August 2016

Serigala Jadian.

Kita tak pernah menjadi yang terpaling
Acap kali selalu terasa tertinggi
Pasti ada yang lebih tinggi
Tiap kali punya rasa terkaya
Pasti ada yang lebih kaya
Bila masa rasa paling kuasa
Pasti ada yang lebih kuasa

Cerita ini mengenai serigala jadian
Merangkak mencari cinta dalam kesepian
Keseorangan
Kehilangan
Bila malam menjelma dia takut
Takut akan dirinya sendiri
Di mana sayang?
Di mana cinta?
Jika cinta itu sendiri membunuhnya?

Benar cerita ini tentang sedihnya serigala jadian
Manusia malang tiada teman
Dan...

Aduh sedih aku rasakan
Tak sanggup untuk aku habiskan
Berhenti!
Bukankah tiada siapa pun yang terpaling?
Jika serigala jadian itu jahat
Pasti ada yang lebih jahat

Jadi aku lanjutkan ceritanya

Cinta membawa dia ke atas sana
Teriak harap di dengar semua
Tiada siapa menyahutnya
Cintanya hampir mati

Datang seorang tua dengan tongkat sakti
Katanya bawa pulang 40 darah dara
Pasti dia ubati sakitnya serigala

Keluar serigala mencari darah
Rakus mahu sakitnya reda
Di tembak pula dikepala saat 40 darah dara
Mati sang serigala bersama cintanya
Lalu bertukar semula menjadi manusia

Begitulah kisahnya.

25 July 2016

Understand.

To understand
To be understandable
To understand people
To self understand

Life is so great that I would never understand the time that's passing by.

Karya Yang Tertinggal.

Ke manakah hilangnya diriku?
Ke manakah hilangnya citaku?
Terbang bersama waktu
Lalu berderai hancur menjadi debu

Apakah aku ingin hilang
Hilang dalam diri sendiri
Tidak, bukan ku tidak bersyukur
Malah sayang jika kehidupan indah kini
Tidak disulam kehebatan sebenar

Sayang
Hilangnya manusia yang obses
Obses dengan diri sendiri
Obsea dengan tulisannya
Obses dengan muziknya
Obses dengan karyanya
Meski tiada yang peduli

Tapi sayang
Sudah tiada yang peduli
Malah dirinya sendiri

Syukur kehidupan kini indah
Ia lebih indah jika terselit bait karya yang tertinggal
Bukan?